Review Pompa ASI Malish Ilaria VS Spectra 9+

Ini pertama kalinya pake Pompa ASI alias breastpump elektrik. Karena pengalaman di hari kelima abis lahiran, mompa pake pompa manual puegell banget, tangan lengket karena belopotan asi, apalagi punggung harus bungkuk2 biar asip ga tumpah (tapi mungkin juga gue yg ga biasa).
Btw pompa manual gue pake Little Giant (beli di toko bayi Rp 160 ribu). Tp cuma kepake 3x. Ada yang mau tekel? Gue lepas Rp 110 rb aja. Belinya Okt 2016.

Btw akhirnya biar semangat mompa lagi dan  siap2 cari pompa buat kerja nanti, gue langsung cari pompa elektrik yang double pump biar menghemat waktu. Apalagi kalo nanti ke lapangan lagi, beuh, ga kepikiran gimana hecticnya mompa di sela2 aktivitas liputan di luar.

Dan cari juga yang closed system, jadi asip ga ada kemungkinan masuk ke selang & mesin.
Sebelum beli, kata orang pompa itu cocok2an, akhirnya nyewa pompa elektrik dulu 2 minggu (yes, ga harus sewa sebulan) di instagram @namichanrent. (Ya meski sewa 2 minggu jatohnya jauh lebih mahal).

Pelapak sewa pompa ASI, harga, dan ketentuan sewanya bisa diliat di postingan lain.

Pilihan awalnya mau nyoba Spectra 9+, Medela Swing Maxi, Malish Aria/Ilaria. Cuma yang lagi ready paling cepet cuma Malish Ilaria ini.




Reviewnya belum terlalu banyak di gugel, kebanyakan malah ibu2 dari Malaysia yang nulis. Cuma karena Malish ga terlalu gede mesinnya (dibanding Spectra S2), dan bisa beda kekuatan hisapannya di pompa kiri-kanan, akhirnya memutuskan nyoba Malish ini.
Dan inilah pengalaman saya pakai breastpump alias pompa asi Malish Ilaria.

Kelebihannya:
- Suaranya lembut, sering bgt mompa di sebelah #BabyKhanza yg tidur dan dia tetep ngelempus molor
- Kiri kanan bisa beda kekuatan hisapan (pijat & pompa). Which is very helping buat PD sebelah kalo lagi atit
- Mesin ga terlalu besar & berat
- Gak terlalu banyak printilan dan mudah dibersihkan
- Hisapannya lembut tapi mantap
- Mode pijatnya enaaakk bgt. Asli. Ga cuma itu2 aja.

Kekurangannya:
- Sesekali ada tumpah2 (tapi ga separah tumpah2nya Spectra 9+ kl pk siliconnya). Etapi soal tumpah2 ini mungkin beda2 tiap orang ya.
- Colokannya berkaki tiga, bukan kaki dua kayak colokan universal biasanya.
Harga baru: Rp 2,1 jutaan
Sewa 2 minggu: Rp 190 ribu


Pompa ASI Spectra 9+
Akhirnya beli pompa ini online karena pas banget ada orang yang jual ex kado, belum pernah dipake tapi udah buka dus, jadi dapet lebih murah (Rp 1,5 juta) dari harga pasaran (Rp 1,8 jt)
Pengalaman pake pompa ASI Spectra 9+ (Spectra 9 plus


Kelebihannya:
- Bisa di-charge. Jadi ga harus nyolok listrik
- Body lumayan kecil. Jd enak dibawa2
- Cukup simpel printilannya (sama sih ky Malish Ilaria)
- Suara cukup alus (hampir sama ky Malish Ilaria)
- Selain elektrik, Spectra bisa jadi pompa manual juga. Dikasih tuasnya.
- Colokannya kaki dua, kayak colokan umum yang ada biasanya.


Kekurangannya:
- Mode massage-nya biasa aja. Kayak mode expression tapi lebih lembut & cepat. Hisapan pijatnya gak variatif kayak Malish Ilaria.
- Valve rentan rusak dan susah dibersihkan
- Kalo pake silikon di corongnya, kekuatan hisapnya berkurang dan gampang tumpah. Jadi gue kalo mompa ga pake silikonnya.

Jadi untuk mode hisapannya gue prefer Malish Ilaria ini sih.
Sementara untuk kepraktisannya (bisa dipake tanpa nyolok listrik), gue prefer Spectra 9+.
Tapi karena mikir butuh pompa yang bisa di-recharge, akhirnya ttp milih Spectra 9+ dan beli itu deh. Heheheu

Ohya. Perolehan ASIP di 10 hari setelah lahiran: 80ml.
Di 6 minggu setelah lahiran paling banyak 160 ml (biasanya pagi2)

Dah sekian review dari saya.. semoga membantu.

#DailyLifeof #IbuMuda #MalishIlaria #Malish #ReviewMalish #ReviewMalishIlaria #PompaMalish #PompaElektrik #PompaASI #pompaASIMalish #NamichanRentAPump #Spectra9+ #Asip #ASI #asix #asiperah #PejuangASI #ReviewPompa #ReviewPompaAsi #Spectra9plus #Spectra9+ #ReviewSpectra9+ #ReviewSpectra9Plus #PompaSpectra #Mamaperah #PompaSpectra9Plus #PompaSpectra9+

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bumi Jawa